GURU-GURU MENAKJUBKAN

Guru adalah manusia yang akan selalu ada di setiap peradaban manusia. Karena hanya dengan gurulah peradaban itu akan menjadi beradab.

Apalah artinya kehidupan jika tidak ada guru. Manusia-manusia bijak mucul berkat sentuhan ketulusan guru-guru yang menakjubkan. Guru-guru yang sepenuh hati mengajar. Guru yang mengabdikan jiwa dan raganya demi kebaikan kehidupan diri dan orang lain. Manusia yang mampu menyelami kehidupan-kehidupan masa lalu, sekarang, dan masa depan.

Hidupnya penuh dengan tabungan kebajikan. Semangatnya terus menggema ke sanubari siswa. Kata-katanya penuh makna. Dan perbuatannya dihiasi keteladan. Harta bukan tujuan utama. Ketenaran bukan idamannya. Kebaikkan anak didik dan orang lain adalah kebahagiannya. Dia sadar betul dunia bukan tempat tinggalnya, dunia hanya tempat sementara untuk menuju kampung akhirat yang abadi.

Sebenarnya guru tidak sekedar mereka yang ada di depan kelas. Guru bukan sekedar mereka yang bertatap muka dan berdiri di antara peserta didik. Guru bukan hanya mereka yang digaji mahal dengan sertifikasi. Guru sejati adalah mereka yang benar-benar menjalani kehidupan ini dengan kerja keras. Menikmati hidup ini dengan kejujuran perkataan dan sikapnya. Pantang baginya digaji tapi tak bekerja. Pantang baginya dibayar tapi bermalas-malasan.

Lihat mereka guru-guru hebat  yang membakar punggungnya di bawah sinar matahari. Berpeluh keringat disekujur tubuhnya. Kering haus tenggorokannya. Seluruh urat di tiap selnya bekerja menggayuh kian lama kian berat. Mereka tidak mengeluh. Mereka tidak bermalas-malasan. Mereka jujur dengan tugasnya. meskipun hanya beberapa lembar ribuan yang mereka dapatkan. Inilah guru kehidupan.

Pagi ini dia sakit. Ingin rasanya merebahkan tubuhnya untuk satu hari saja. Namun dia sadar, jika hari ini dia tidak bekerja maka tidak ada jatah makan untuk nanti siang dan malam. Maka dia segera bangun dari sakitnya dan terus berjalan menggapai rejeki yang akan diberikan oleh-Nya. Mendekap sakit dalam perjalanan jauh menyusuri jalan panas dan dingin di pagi buta hingga senja tiba. Inilah guru kehidupan.

Lihatlah guru-guru kita yang sudah digandakan pendapatannya. Masihkah ada yang tidak sepenuh hati mengajar?. Masihkah loyo dan tak lantang dalam mengajar? Masihkah tega melihat siswa dalam dunia kebodohan? Masihkah tak tersentuh hatinya melihat anak bangsa dikoyak moral dan harga dirinya?.

Slogan “Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” apakah masih pantas kita sandang, tatkala gaji berlipat itu kita dapatkan tanpa diiringi  kinerja yang berlipat. Malu rasanya pada guru-guru kehidupan. Hina rasanya diri ini melihat semangat dan pengabdian tulus ikhlas guru-guru kehidupan.

Masih ingatkan anda wahai pahlawan tanda tanda jasa dengan lagu ini :

Terpujilah Wahai Engkau Ibu Bapak Guru

Namamu Akan Selalu Hidup Dalam Sanubariku

Semua Baktimu Akan Ku Ukir Di Dalam Hatiku

Sbagai Prasasti  Trimakasihku Tuk Pengabdianmu

Engkau Sebagai Pelita Dalam Kegelapan

Engkau Laksana Embun Penyejuk Dalam Kehausan

Engkau Patriot Pahlawan Bangsa Tanpa Tanda Jahasa

Esok pagi minta anak-anak menyanyikan lagu tersebut dengan penuh hikmat. Jika anda benar-benar guru menakjubkan, pastinya anda akan meneteskan air mata. Bangganya menjadi guru, hebatnya menjadi guru, dan mulianya menjadi guru. Apakah anda akan menyia-yiakan semua ini? Apakah anda akan membiarkan title guru professional ini hanya mendapat tambahan gaji tanpa memberikan hal yang lebih?

Pastinya anda adalah orang-orang terpilih yang akan membawa perubahan anak cucu kita menjadi pribadi yang mulia. Kami yakin anda akan berubah menjadi guru yang menakjubkan yang selalu dinanti dan dikenang semua anak manusia.

Kami Tunggu Kehadiran Anda Selanjutnya”

Recent Posts :

Iklan

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on November 20, 2011, in bismillah ... and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. salam perubahan ^_^
    lewat tanpa meninggalkan jejak rasanya kurang afdol heheh …
    salut buat seluruh guru Indonesia

    mari berkunjung di http://chikolah.web.id
    mohon kritik dan sarannya

  2. sungguh, guru yang menakjubkan bukanlah menjadi guru karena membutuhkan pekerjaan atau gaji bulanan (meski hal ini juga penting dalam kehidupan)

  3. sepakat dengan kata2 : Sebenarnya guru tidak sekedar mereka yang ada di depan kelas. Guru bukan sekedar mereka yang bertatap muka dan berdiri di antara peserta didik…
    setiap orang pastilah bisa menjadi “guru” bagi sesamanya, atau paling tidak bagi dirinya sendiri dan keluarganya…
    udh meluncur ke http://www.rumahperubahan.org dengan metamorfosis template terbaru belum?
    ditunggu masukannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: