Menebar Softskill Di Himpaudi Pronojiwo

himpaudiSekitar pukul 09.15 saat jam istirahat tiba-tiba nada dering pada HP berbunyi. Samar-samar terdengar suara perempuan dari loudspeaker, “Mohon ma’af, saya B. Supini dari HIMPAUDI Kec. Pronojiwo. Apa benar ini dengan Bapak yang biasa menghisi Hypnoteaching untuk guru?”. Itulah asal mula kami bisa tiba datang ke PAUD KENANGA di Desa Pronojiwo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Sekolah mungil yang bersih dan indah dengan diputari kebun salak.

Surat Tugas Pengimbasan dari P4TK Matematika Yogyakarta yang ditanda tangani oleh Prof. Dr. rer. nat. Widodo, M.S. Membuat kami harus berangkat berbagi ilmu jika dibutuhkan. Hal ini sesuai dengan Program Tindak Lanjut yang telah kami buat setelah 2 kali didiklat selama 4 minggu di sana, selain itu sebagai balas jasa atas ilmu gratis yang diberi oleh pemerintah melalui P4TK Matematika Yogyakarta. Pengimbasan ini akan terus kami lakukan  “DOOR to DOOR” dari pintu kelas ke pintu kelas lain, dari satu sekolah ke sekolah lain, dari satu guslah ke guslah lain, dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Meskipun ilmu kami masih “sedikit”, namun kami berharap yang sedikit ini bisa memberikan bibit kebaikan untuk kebaikan yang BESAR bagi guru-guru di Lumajang awalnya dan Indonesia selanjutnya. Alhamdulillah, sudah banyak lembaga yang kami datangi. terakhir adalah HIMPAUDI Kecamatan Pronojiwo.

seminar sofskill himpaudi pronojiwo b3 minggu setelah telfon pertama dari ibu Supini akhirnya dengan komunikasi via sms dan telfon, pada hari Sabtu, tanggal 3 November, pukul 13.00 kami meluncur ke Kecamatan Pronojiwo. Kecamatan dengan bentang alam berupa perbukita dilereng semeru. Udara dingin langsung menyelimuti saat kami mulai naik di daerah Piket Nul. Jalan yang berkelak-kelok dengan bibir tebing yang dalam memberikan warna tersendiri.

Setelah berada di sepeda 1 jam 30 menit, akhirnya sampailah kami di sebuah sekolah kecil yang berada di belakang rumah penduduk. Bagian samping kanan dan belakang diputari pohon salak. Sekolah dibentengi oleh pagar yang mengelilingnya, sebuah kamar kecil di sisi kiri sekolah menjadi hiasan kebersihan. Sekolah kecil ini terkesan tenang, bersih, dan nyaman untuk belajar anak-anak. Ditambah beberapa tempat mainan seperti jungkat-jungkit, peluncur,  dan mainan sejenis  yang ada di halam sekolah membuat anak-anak kerasan.

Kami datang terlambat 30 menit, perjalan di jalur piket nul benar terhambat karena banyaknya truk pasir menuju Malang. Luar biasa guru-guru paud di sana, meskipun kegiatan dilaksanakan pada jam-jam istirahat siang tak satupun terlihat di wajah beliau rasa letih dan malas. Semua ceria seperti anak-anak didiknya. Senyuman dan kecantikan semangat guru nampak jelas di raut mereka.

Acara di awali dengan seremonial pembukaan oleh panita yang dipandegani oleh Ibu Mistri, Ibu Nanik Indrawati,  dan Ibu Supine. Kegiatan selanjutnya adalah pretes untuk mengetahui ke dalaman dan permasalahan yang dihadapi guru. Pada awalnya guru-guru agak “grogi” karena ada pretes. “wah, Bapak tidak tahu guru-guru kami, mereka orang desa Pak, bahkan ada yang lulusan SMP dan SMA, kalau diberi soal pasti banyak yang tidak bisa”, salah satu kalimat yang disampaikan panitia mengambarkan rasa minder akan kemampuan mereka. NAMUN, di luar prediksi kami, setelah kami teliti jawaban dari beliau-beliau. Ternyata LUAR BIASA, sebagian besar jawaban mereka seperti yang kami harapkan REALISTIS dan MENGENA SASARAN.

Kegiatan selanjutnya adalah Pengenalan P4TK Matematika dan TIM Alumni P4TK Matematika yang dipandu oleh Bp. M. Subakri, S.Pd. Kegiatan yang ketiga adalah materi Latar Belakang Pendidikan Karakter yang di sampaikan oleh Bp. Enjang Bayu Irawan, S.Pd. Dalam materi beliau menekankan kondisi anak bangsa ini semakin hari semakin mengalami penurunan moral. Dengan latar belakang seperti ini diharapkan guru PAUD sadar untuk membekali anak-anak dengan ahlak yang baik.

seminar sofskill himpaudi pronojiwo aKegiatan intinya adalah materi Meningkatkan Soft Skill Guru yang disampaikan oleh Bp. M. Subakri. Ada 11 soft skill guru yang digali pada materi ini. Diharapkan guru-guru dalam mengajar tidak hanya menekankan pada hardskill saja, namun softskill amat sangat dibutuhkan. Mengajar dengan hati itu lebih berbekas di sanubari siswa. Para ahli juga menyimpulkan dalam kehidupan kerja, keberhasilan 80% ditentukan oleh kemampuan softskill, dan hanya 20% hardskillnya.

Hadiah untuk peserta terbaik, sengaja kami beri kenang-kenangan MAJALAH SUARA PGRI. Peserta benar-benar antusias mengikuti kegiatan ini, jam menunjukkan pukul 16.30 seluruh peserta masih “tegang” menikmatinya. Setelah acara selesai, masih ada guru-guru yang mengajak diskusi untuk memecahkan berbagai permasalah yang mereka hadapi.

Hari keburu gelap, kami berpamitan ke panitia. Pekat malam menyelimuti perjalanan menyusuri piket nul yang “seram”. Ada BANGGA dan BAHAGIA bagi kami bertemu guru-guru PENOREH TINTA pertama bagi GENERASI MASA DEPAN. Kami berharap yang sudah kami pelajari bersama guru-guru HIMPAUDI Kecamatan Pronojiwo menghasilkan buah kebaikan dari generasi kita 10 atau 20 tahun mendatang. Semua ini akan terwujud dengan SETUHAN LEMBUT HATI guru-guru kita di HIMPAUDI Pronojiwo. Amiin.

Kami Tunggu Kehadiran Anda Selanjutnya”

Recent Posts :

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Desember 13, 2012, in P4TK MAT, pelatihan and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: