hati-hati ada lubang!

awas lubang“Hari pertama mendapat hadiah masuk pukul 09.00. Hari kedua mendapat bonus istirahat selama 1 jam. Baru masuk di jam ke dua, KS bersama guru-guru meninggalkan siswa yang sedang belajar di kelas untuk belanja di pedagang yang datang ke sekolah. Bagaimana hari ke tiga?”

Kalimat   sindiran di atas merupakan curhat salah satu sahabat yang mengajar di SD desa. Sekolah pinggiran tidak sama dengan sekolah kota. Pendidikan di desa jauh lebih “santai”, lebih “lebay”, dan menejemen “amboradul”. Tambah kacau jika kepala sekolah berdedikasi rendah. Wah bakal rugi negera memproduksi generasi masa depan jika ditangani oleh lembaga sepeperti ini.

Bayangkan saja jika gurunya seperti saya golongan 2b. Gaji sekitar 2,5 juta tambah sertifikasi berkisar 1,8 juta. Total berkisar 4,3 juta per satu bulan. Misalkan satu bulan ada 25 hari efektif maka satu hari saya digaji 172 ribu rupiah. Satu hari mengajar dari pukul 07.15 sampai dengan 13.30, taruhlah 6 jam pembulatan. Maka satu jamnya saya digaji Rp28.600,00 (pembulatan).

awas lubangJika hari ini saya 30 menit tidak bersungguh-sungguh mengajar atau bahkan meninggalkan jam mengajar tanpa ada alasan yang jelas. Maka hari ini saya sudah korupsi Rp14.300,00. Satu bulan menjadi Rp429.000,00. Satu tahun menjadi Rp5.148.000,00. Itu untuk golongan 2b, bagaimana dengan golongan 4 yang gajinya mencapai 6 juta perbulannya?
Guru Indonesia harus sadar, tidak menggunakan waktu sebagai mana mestinya adalah termasuk korupsi. Hati-hati lubang ini sering kita lupa dan tidak sadar kalau sudah melakukan korupsi. Negara rugi materi juga rugi generasi masa depan yang tidak kompeten.

Semakin menangis rasanya jika masih ada guru dan kepala sekolah yang tega menggunakan dana bos apa lagi BSM untuk kepentingan pribadinya 😥

Satu-satunya yang bisa merubah negeri ini kembali jaya adalah pendidikan dengan guru-guru masa depan yang berdedikasi tinggi. Semoga kita diberi hidayah-Nya untuk selalu memberi yang terbaik dan berada pada jalan hidup yang lurus. Amiin

cina berani merubah guru PNS menjadi guru KONTRAK agar para guru selalu berdedikasi tinggi, Indonesia?

ANIMASI AYO MENDIDIK DINAS TERKAIT

Iklan

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Januari 8, 2014, in ceritasekolah and tagged , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Tugas kita bersama untuk merubahnya, minimal merubah diri kita sendiri

  2. alhamdulillah di sekolah kami,hari pertama sudah mulai aktif kembali belajar.ada sebagian guru wali kelas sibuk mendisplay kelas.tapi ya ada juga sebagian yang lain datang dgn semangat yang tertinggal dirumah,masih terkontaminasi aroma liburan.

  3. Andai mau menyadari bahwa yang dibuat makan adalah hasil dari kerja sebagai pendidik, tentunya akan berusaha tidak bekerja seenaknya. Andai itu terjadi pada anak-anak mereka sendiri, apakah mereka menerima…? ayo mencari yang halal dan barokah.

  4. Sebenarnya sederhana solusinya tetapi belum dilaksanakan….semua bekerja sesuai ketentuan yang berlaku..normatif aja lah…he he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: