gamezone masyarakat untuk generasi masa depan

ini beberapa stikcer yang sempat terdokumentasi, perhatikan gambar dan kalimatnyaSiang itu sepulang mengajar aku berkunjung ke sahabat guru di sebuah desa. Sebelumnya kami sudah janjian untuk bertemu. Ternyata beliau belum datang dari mengajar. Sambil menunggu beliau, aku lihat sekitar rumahnya.

Ah, ada sesuatu yang menarik bagiku. Tetangga samping kirinya berjualan sesuatu yang membuat aku harus menghampirinya. Begitu terperanjat saat melihat itu, ternyata bukan makanan atau buah-buahan. Yang digelar di situ adalah game zone (bahasa kecilku menyebutnya tepak-tepa’an). “Ya, ini judi yang dikemas dalam bentuk samar-samar”, dalam batinku. Akhirnya jepret-jepret (wartawan guraru.org memfotonya).

ini game zone yang mengelitik hati dan ternyata meresahkan jika di lihat dari dekat

ini game zone yang mengelitik hati dan ternyata meresahkan jika di lihat dari dekat

Tidak ini saja yang membuat kita mengelus dada, selain membawa misi judi. Asik-asik Game (istilah yang dibuat sipembuat yang mengatas namakan dirinya dengan Mbak Kentos) juga membawa dampak buruk terhadap jiwa anak. Perhatikan jika sipembeli yang hampir sebagian besar adalah anak-anak mendapatkan hadiah makanan atau mainan sih tidak masalah, tapi ketika mendapat angka nomor 81 s.d. 86 maka dia akan dapat setiker yang amat menarik, berikut ini setikernya.

coba lihat pilihan jika anak-anak mendapatkan nomor tertentu (apa bedanya dengan TOGEL?)

coba lihat pilihan jika anak-anak mendapatkan nomor tertentu (apa bedanya dengan TOGEL?)

stiker yang membawa missi jorok, kok tega banget yang membuat ya .... misalkan diganti dengan kalimat bijak kan lebih baik

stiker yang membawa missi jorok, kok tega banget yang membuat nya …. misalkan diganti dengan kalimat bijak kan lebih baik

Stiker yang semula saya kira bernuansa mendidik, ternyata malah mengajarkan hal yang jorok. Jika anak-anak mendapatkan ini dan menempelkan di rumah, pintu, atau meja belajarnya. Pastinya dia akan membaca setiap saat, Lambat laun akan melakukan apa yang dia baca. Bagaimana jadinya moral generasi bangsa kita 5 sampai 10 tahun mendatang?

Alhamdulillah, kejadian ini sebulan yang lalu. Setelah saya ceritakan dan bukti foto-foto tersebut kepada sahabat saya (guru yang mau dikunjungi beliau ketua RW). Sekarang tetangga tersebut sudah tidak berjualan seperti itu. Sahabat semoga hal ini tidak ada dilingkungan Anda. Jika ada apa yang Anda lakukan? Jangan-jangan ikut beli asik-asik game heeeee …. tidak mungkinkan?

guraru

AYO MENDIDIK| m. subakri

***************

ANIMASI AYO MENDIDIK DINAS TERKAIT

iklan di bawah ini bukan tanggung jawab ayo mendidik

Iklan

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Februari 17, 2014, in ceritasekolah and tagged , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. tanda-tanda kerusakan akhir zaman…

  2. oh… syukurlah kalau sudah tidak dijual lagi. sedih kalau adik- adik kita membaca yang nyerempet ke dunia yang mereka belum paham, takutnya malah terjerumus. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: