cara efektif membina puisi dengan video model

sherly baca puisiEntah dari mana sumbernya, ketika melihat puisi dibacakan ada tenaga “mistis” membuat aku ingin menikmatinya. Puisi memiliki keunikan lain yang membuat pendengar menahan nafas saat mencoba memahaminya.

Membina puisi memiliki kenikmatan sendiri bagi saya. Karenanya, saat semua dewan guru dan siswa pulang. Anak-anak berbakat puisi mulai pembinaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Cukuplah 30 sampai 60 menit setiap pertemuan, satu minggu 2 kali tatap muka.

Sesuai dengan ilmu yang kami dapatkan dari pembina puisi lokal dan propinsi. Membina puisi yang benar adalah memunculkan karakter unik setiap siswa. Bukan sebaliknya, pembina memasukkan karakter pembina ke siswa. Jika begini, maka daya imajinasi dan kreativitas siswa tidak bisa berkembang. Pembina tinggal memperbaiki dan mengarahkan sesuai dengan arti isi puisi yang kadang siswa salah dalam penjiwaannya.

Pembina bisa menggunakan video pemodelan untuk memaksimalkan vokal dan penghayatan siswa. Apa itu video pemodelan? Video pemodelan puisi di sini kami bagi menjadi dua.

tampilan Adit dalam video saat membaca puisi dengan judul "karawang bekasi" karya w.s rendra, dia juara 1 di seleksi menuju kabupaten

tampilan Adit dalam video saat membaca puisi dengan judul “karawang bekasi” karya w.s rendra, dia juara 1 di seleksi menuju kabupaten

Video Pemodelan Puisi Yang Pertama, siswa diajak melihat video para juara pembaca puisi. Tambah bagus jika puisi yang dibaca sama. Misalkan kita akan lomba puisi dengan judul Karawang Bekasi milik W.S Rendra. Kita cari saja video-video para puisi terkenal yang sudah membacakan puisi tersebut. Bisa juga kita tunjukkan para juara tingkat kabupaten, sehingga siswa tahu seberapa hebat para juara yang akan mereka hadapi. Jadi setiap ada perlombaan guru pembina harus aktif mendokumentasi video para juara-juara tersebut untuk bahan latihan. Kemudian, Kita lihat bersama dan mencermati beberapa sisi kelebihannya. Tambah bagus guru memasukkan video-video tersebut ke dalam hp siswa, sehingga setiap saat siswa bisa melihat dan mempelajarinya.

tampilan sherly dalam video saat berlatih puisi dengan judul "yaasin" karya muhammad diponegoro persiapan lomba pai

tampilan sherly dalam video saat berlatih puisi dengan judul “yaasin” karya muhammad diponegoro persiapan lomba pai

Video Pemodelan Puisi Yang Ke Dua, saat pembinaan kita rekam tampilan siswa. Kamera HP dengan kemampuan 5 Mega Pixel sudah cukup untuk dokumentasi ini. Saat sengang kita putar video tersebut. Misalkan saat perjalanan pulang dari sekolah, bisa menderkan vokal. Malam hari saat kita santai di rumah bisa melihat video tersebut untuk mengetahui tingkat ke dalaman gesture, ekspresi dan penjiwaanya. Menurut pengalaman kami, saat-saat inilah menemukan sisi-sisi kurang dalam puisi anak-anak. Kita bisa langsung via sms memberitahu siswa agar memperbaiki kekurangannya. Mereka bisa berlatih mandiri, dan dipembinaan selanjutnya tampilan sudah lebih baik lagi.

Ah, ternyata menjadi pembina puisi itu mudah loooo, tidak percaya? Coba saja ….. selamat berkarya

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Maret 2, 2014, in puisi and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: