mendidik siswa di balik kaca

mendidik siswa di balikMengajar di SD sangat berbeda dengan SMP apa lagi SMA. Usia anak SD masih getol dengan dunia bermain dan bercanda. Kebiasaan mereka untuk bercanda tak luput juga  terbawa saat proses pembelajaran. “lengah” sedikit mereka akan bikin ulah.

Kemampuan konsentrasi anak SD untuk fokus pada pembelajaran rendah, apa lagi jika gurunya mengajar seperti WI mengisi seminar. Pantat mereka seakan gatal menempel di kursi, ingginya berjalan, berlari, dan melompat. Ada gurunya saja mereka pingginya “umek”, apa lagi jika gurunya tidak ada di kelas. Wah, kelas akan menjadi pasar mendadak. Begitulan anak-anak SD belajar. Apa lagi anak desa …. heeee …. Pastinya Anda belum merasakan bukan?

Inilah pendidikan, guru era baru tak boleh kalah dengan siswa-siswa “builling”. Banyak cara untuk membuat mereka jera dan kembali ke “jalan yang benar”. Mendidik mereka untuk menyadari bahwa yang mereka lakukan kurang tepat, adalah tindakan efektif dari pada mengukum mereka dengan fisik. Langkah ini bisa dilakukan oleh guru dengan hiden kamera.

mendidik siswa di balikLangkahnya mudah banget. Saat kelas diberi tugas, kita pura-pura saja ke belakang atau ke kantor. Sebelum Anda meninggalkan meja kelas, letakkan kamera hp yang sudah ON. Arahkan ke siswa yang akan kita bidik. Biasanya 3 sampi 5 menit sudah cukup untuk merekam tingkah mereka yang aktif. Jangan langsung menunjukkan hasil rekaman kita. Tunggu kelas  usai, cari waktu yang nyaman. Copy file video tadi ke laptop agar gambar lebih jelas. Ajak siswa tersebut untuk nonton bareng di tempat yang nyaman tanpa diketahui oleh guru apa lagi teman yang lain.

Biarkan dia mengamati sikapnya. Doktrin dengan menunjukkan mana sikap yang baik dan buruk dipertegas. Tekankan rasa malu saat dia melihat sikapnya yang buruk, kembangkan menuju sikap yang baik. Akhiri dengan kesepakatan agar si dia belajar untuk bersikap lebih baik. Jika tidak, disepakati akan nonton video itu lagi bersama.

Boleh juga agar tambah mantab ditambah kisah agama bahwa nanti saat di akhirat akan ditunjukan semua video amal baik dan buruk saat di dunia. Semisal yang dilakukan guru dan siswa saat ini.

Pernah mencobanya? jika belum bisa juga nih ….. jangan lupa ceritakan hasilnya ya ….

guraru

AYO MENDIDIK| m. subakri

ANIMASI AYO MENDIDIK DINAS TERKAIT******************************************************************

iklan di bawah ini bukan tanggung jawab ayo mendidik

Iklan

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Maret 9, 2014, in Inovasi Pembelajaran and tagged . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Assalamu ‘alaikum Wr.wb. a

    pa kabar ? gemaana kegiatan instruktur Nasional Kurikulum 2013 dah mualai ? di saya tidak jadi dikirim ikut seleksi, sehinngga di kecamatan aku ga da intruktur tuk KS

  2. Jangan begitu, semua orang punya plus minus, saya banyak kurangnya koq, komentar saya sebelumnya hanya sebuah komentar meskipun kadang2 ada benarnya. Di atas langit ada langit lho ! Saya “prasojo wae”. Ma’af ya, Pak Subakri.

  3. benarkah begitu? dunia pendidikan kita butuh pemimpin yang tanggung jawab dan cerdas Pak, semisal Bp Suryadi 🙂

  4. Tidak hanya siswa SD, siswa SMP dan SMA/SMK malah tambah heboh…kalau di SD masih polos dan lugu, di SMP dan SMA/SMK di atas polos dan tidak lugu lagi..Coba kita ingat2 berita di TV kejadian2 jam kosong di SMP dan SMA/SMK kan ada yang parah (tidak semuanya sih…). Hiden Camera coba kita pasang juga untuk merekam aktivitas teman-teman guru yang kebetulan tidak ada kepala sekolahnya…ya mungkin tidak ada bedanya dengan siswa…hi hi hi, lagi2 tidak semuanya lho, mungkin sebagian kecil atau sebagian besar…terjadi di sekolah kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: