puisi seorang blogger dalam keheningan

kejujuran-seindah-cinta-islamAh …. lama tidak menulis puisi nih di blog sejuta harapan ini. Harapan apa ya ….. ? Aku juga tidak tahu harapan apa yang aku dambakan!!! Biarlah sekedar harapan yang terus menjadi sebuah matovasi harapan yang baru. Dibaliknya tentu bukan hanya fatamorgana, karena kekekalan energi itu masih berlaku … ngetik apa ini kok tidak jelas ya? ……, fokus …. fokus … fokus …. yuk ide puisi keluarlah …. keluarlah … keluarlah ……. bim sala biiiim …. 🙂

 

Apa Kabarmu Blogger?

kubentangkan sajadah keyboardku

menarikan sejuta impian penuh rindu

hati, jiwa, dan mata beradu

tentang harapan-harapan itu

 

diujung-ujung kalimatmu

terbaca jelas sebuah tantangan

rindu-rindu membiru

dalam ekosistem yang satu

 

tetesan keringat kepenatan

terlupa jauh demi ketentuan

sebuah asah erat digigit geraham

agar tak lepas dari aturan

 

ooooooo …. ooooo ….

aku tak percaya

kau biarkan aku membisu

mata hambar melihat tanggal demi tanggal

seraya tak kuasa

ini fatamorgana apa dogma

 

oooooo …….

ini percaturan yang jelas

jangan hambarkan demi kertas

sebuah komunitas

apakah itu yang tak terbatas?

 

andaikan kau ijinkan

aku tersungkur cium tanah

dengan panah hebat membelah!

hingga aku mati dengan gagah,

bukan dengan setetas racun

yang membunuhku merana!

00.51 : 08 aoruk 2015

kejujuran-seindah-cinta-islam

 

 

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on April 7, 2015, in puisi and tagged , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. sangat menyentuh kapan saya bisa merankai kata demi kata jadilah kalimat dari kebodohan seorang hamba apakah ada setitik cahya meniti ilmu dari kawan yang jadi panutan nan terfikir lagi perlukah aku untuk selalu di buai web dan blog sementara banyak yang ditinggal sholat malempun tak khusu’ terpecah dengan segala hal yang belum tentu banyak mendukung,banyak orang menilai dari luarnya , berarti benar kata orang bijak jangan kau lihat orangnya kalau kau nuntut ilmu lihat ilmunya …………oooo kakak sudi kira memberi maaaffffffffffff apa bila saya sampai ajal tak ingin saya meninggalkan suatu kekinatan ,maafkannlah apabila banyak kelakuan yang kurang berkenan,bahasa,meniru dan kesalahan lain ,semuga alloh juga memberikan maaf kepadaku ,,,,,,,,,,,, amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: