kreasi stick es kream pameran bisnis pertama

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016-ayo-mendidikSetelah diskusi singkat guru kelas VA, B, C memutuskan akan mengadakan UAS praktik kreasi prakarya media Stick Es krim dengan tema Lingkungan. Alat dan bahan yang dibutuhkan diinformasikan kepada siswa dengan lisan dan tulisan. Untuk memantabkan informasi ini juga lewat media sosial whatsapp paguyuban kelas.

Sabtu, 10 Desember 2016 setelah ujian TPQ seluruh siswa kelas V A, B, C antusias membuat kreasi  sesuai ide yang mereka dapatkan. 120 menit masih belum memuaskan anak-anak untuk berjibagu dengan stick dan beberapa ornamen yang sudah mereka siapkan. Hal ini terbukti sampai pukul 12.30 masih ada siswa yang baru menyelesaikan kreasinya.

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-tahun-2016-ayo-mendidik

Seluruh hasil kreasi siswa diletakkan di depan Front Office untuk memudahkan kegiatan pameran yang akan dilaksanakan hari Selasa, 13 Desember 2016. Saat ibu kepala sekolah melintas di front office, beliau tertarik dengan kreasi beragam tersebut. Tiba-tiba beliau menyampaikan ke Pak Taufik, salah satu karyawan SDN Ditotrunan 01 untuk memilih 2 kreasi siswa terbaik. Kreasi dua siswa terbaik ini rencana akan ditaruh di ruang Adiwiyata. Bersamaan itu pula kami memohon ijin hari Selasa pagi akan mengadakan pameran sekaligus mengijinkan pengunjung untuk membeli karya siswa.

Selasa pagi sudah tiba, sekitar pukul 06.15 sebagian siswa yang sudah hadir membantu mengeluarkan kreasi stick tersebut. Pameran sengaja di letakkan di paving halaman upacara. Ruang Kelas V ada di lantai dua, tentunya untuk membawa meja tempat pameran kesulitan. Selain itu, kreasi sebanyak 107 jika ditaruh di meja tentunya membutuhkan banyak meja. Dengan alasan itulah, pameran digelar alami di sepanjang halaman upacara bagian selatan.

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016-ayo-mendidik

Pagi yang indah itu merupakan pagi yang mengejutkan bagi sebagian siswa dan bapak/ibu guru yang baru tiba di sekolah. Mereka berbondong-bondong melihat pamarena tersebut. Sebagian wali murid juga hadir untuk melihat kreasi putra-putri mereka. Yang menarik lagi, kegiatan ini bukan hanya pameran. Pukul 08.00 hasil kreasi stick siswa juga dijual. Aneh juga ya, kenapa menjual kreasi di sekolah?

Ya, tujuan utama dari kegiatan ini sebenarnya:

  1. Melaksanakan UAS Praktik
  2. Mengajari anak-anak untuk menghasilkan produk dari bahan dasar stick es krim
  3. Memamerkan hasil karya mereka (presentasi dalam K 2013)
  4. Menjual hasil karya (belajar wirausaha)

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016-ayo-mendidik

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016b-ayo-mendidik

Hasil kerja kerasnya ternyata bisa menghasilkan uang. Ini adalah pembelajaran pertama bagi mereka untuk belajar wirausaha. Recana uang yang mereka dapatkan akan diabadikan dengan ditaruh dalam pigura.

Kegiatan ini juga mengajarkan kepada siswa, mencari uang tidak semudah saat kita meminta ke orang tua. Mulai dari mencari bahan, memproduksi, dan memasarkannya.

Mereka ya membuat sendiri (produksi), memasarkan sendiri (menjual), termasuk menerima langsung uang dari pembeli.

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016-ayo-mendidik

Ibu Rima adalah salah satu wali murid yang datang dan memborong beberapa kreasi siswa. Ketika ditanya untuk apa beliau beli banyak? “Saya ingin mengapresiasi kreatifitas mereka”.

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016a-ayo-mendidikBelajar Wirausaha pertama ada yang untung dan ada yang rugi. Menghitung matematika di kertas ternyata lebih mudah dari pada menghitung matematika di dunia nyata. Buktinya banyak anak-anak dengan ongkos produksi Rp30.000,00, harga jualnya hanya Rp15.000,00. Tidak apalah namanya belajar heeeee…….

Terima kasih buat Keluarga Besar SDN Ditotrunan 01 Kepala Sekolah, Dewan Guru, karyawan, dan tentunya wali murid yang mendukung kegiatan ini. Sampai jumpa di ide  yang lainnya. Salam kreatifitas.

Ingin lihat versi videonya_klik di sini jangan lupa subscribe ya, jika ada video baru Anda akan mendapat pemberitahuan secara otomatis.

Iklan

About ayomendidik

mejadi guru yang lebih inovatif, kreatif, cerdas, menyenangkan dan tentunya beriman

Posted on Desember 15, 2016, in ceritasekolah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: