Category Archives: ceritasekolah

sekolah alam bumi jatayu lumajang

Sekolah kota sebagian besar memiliki lahan untuk belajar dan bermain yang sempit. Seperti di sekolah kami. Lantai dua dengan teras berkisar 2,5 meter belum dikurangi pot bunga dan perabot lain membuat luas teras semakin sempit. Jangankan bermain bola, berlari saja tidak bisa karena kondisi yang kurang mendukung. Read the rest of this entry

juara lomba budaya mutu sekolah tingkat nasional 2017

Puji sukur tak terhingga kepada Allah Tuhan Semesta Alam, dengan nikmatnya kami bisa menorehkan prestasi untuk Lumajang tercinta lebih khusus SDN Ditotrunan 01 yang kami cintai. Terima kasih kami ucapakan buat seluruh dewan guru, siswa-siswi yang hebat, Dnas Pendidikan, UPT Pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat yang sudah mebantu kesuksesan ini.

Read the rest of this entry

SDN Ditotrunan 01 Meningkatkan Kualitas Sekolah dengan Lomba Budaya Mutu Sekolah

Hari ini adalah hari kedua dalam  satu minggu SDN Ditotrunan 01 didatangi Kementrian Pendidikan RI. Kamarin Kamis, 5 Oktober 2017 dari kementrian Indonesia – Australia juga hadir ke sekolah kami.  Data yang diambil terkait Inovasi Pembelajaran yang dilakukan dalam pembelajaran di SD Lowo. Read the rest of this entry

kultum siswa usai sholat duhur rasanya “adem”

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan
mengajarkannya”.
Hadits riwayat
Al-Bukhari dari Ustsam bin Affan

Read the rest of this entry

kreasi stick es kream pameran bisnis pertama

kreasi-stick-sdn-ditotrunan-01-kelas-5-2016-ayo-mendidikSetelah diskusi singkat guru kelas VA, B, C memutuskan akan mengadakan UAS praktik kreasi prakarya media Stick Es krim dengan tema Lingkungan. Alat dan bahan yang dibutuhkan diinformasikan kepada siswa dengan lisan dan tulisan. Untuk memantabkan informasi ini juga lewat media sosial whatsapp paguyuban kelas.

Sabtu, 10 Desember 2016 setelah ujian TPQ seluruh siswa kelas V A, B, C antusias membuat kreasi  sesuai ide yang mereka dapatkan. 120 menit masih belum memuaskan anak-anak untuk berjibagu dengan stick dan beberapa ornamen yang sudah mereka siapkan. Hal ini terbukti sampai pukul 12.30 masih ada siswa yang baru menyelesaikan kreasinya. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: